INFORMASI KESEHATAN PEREMPUAN

Kanker Payudara

Kenali perubahan pada payudara, pahami faktor risiko, dan pelajari pemeriksaan yang dapat membantu deteksi dini.

Benjolan baruPerubahan kulitPerubahan putingSADARI
Ilustrasi edukasi kasus payudara pada halaman ARUNA.
Ilustrasi edukasi kasus payudara pada halaman ARUNA.

Mengenal kanker payudara

Kanker payudara adalah penyakit ketika sel pada jaringan payudara tumbuh tidak terkendali. Perubahan pada payudara tidak selalu berarti kanker, tetapi tetap perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya.

Deteksi dini bertujuan menemukan kelainan sedini mungkin agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Skrining dilakukan pada orang tanpa keluhan, sedangkan keluhan memerlukan penilaian klinis.

Ilustrasi perempuan berkonsultasi tentang benjolan payudara
Ilustrasi kasus: Seorang perempuan menemukan benjolan baru saat meraba payudara, lalu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapat penilaian yang tepat.
Diagram anatomi sederhana payudara
Gambar anatomi payudara: payudara terdiri dari kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak, puting, dan area ketiak yang juga perlu diperhatikan saat pemeriksaan.

Tanda dan perubahan yang perlu diperhatikan

Perubahan bentukPayudara tampak berbeda dari biasanya atau ada bagian yang tertarik.
Perubahan kulitKulit terlihat berlekuk, merah, menebal, atau seperti kulit jeruk.
Perubahan putingPuting tertarik ke dalam, luka, atau keluar cairan tidak biasa.
Benjolan di ketiakArea ketiak juga perlu diraba saat memeriksa payudara.
Perlu pemeriksaan: Bila menemukan perubahan, buat janji pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Benjolan tidak selalu berarti kanker, tetapi tidak dapat dipastikan hanya dari perabaan sendiri.

Faktor risiko yang perlu diketahui

Faktor risiko tidak berarti seseorang pasti mengalami kanker payudara. Informasi ini membantu tenaga kesehatan menilai kebutuhan edukasi dan pemeriksaan.

Contoh faktor risiko keluarga

Jika ada anggota keluarga dekat yang pernah mengalami kanker payudara atau ovarium, sampaikan hal ini saat konsultasi.

Contoh faktor gaya hidup

Kurang aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan perubahan berat badan dapat menjadi bagian yang dibahas saat konseling kesehatan.

SADARI — Periksa Payudara Sendiri

SADARI membantu perempuan mengenali kondisi normal payudara dan menemukan perubahan yang tidak biasa. Lakukan secara rutin setiap bulan dan gunakan panduan bergambar ARUNA agar lebih mudah diikuti.

Waktu yang dianjurkan adalah hari ke-7 sampai ke-10 dihitung dari hari pertama haid. Jika sudah menopause atau tidak lagi haid, pilih satu tanggal tetap setiap bulan sebagai pengingat.

Penting: SADARI membantu mengenali perubahan, tetapi tidak dapat memastikan ada atau tidaknya kanker dan bukan pengganti pemeriksaan klinis bila diperlukan.

SADANIS dan pemeriksaan lanjutan

SADANIS adalah pemeriksaan payudara oleh tenaga kesehatan terlatih. Bila diperlukan, tenaga kesehatan dapat menyarankan USG payudara, mamografi, dan/atau rujukan sesuai temuan.

Jenis dan waktu pemeriksaan individual ditentukan dari kondisi klinis, usia, riwayat, serta kemampuan fasilitas kesehatan.

Hasil pemeriksaan yang tidak normal memerlukan arahan tindak lanjut dari petugas; jangan menafsirkan hasil pencitraan sendiri.

Apa yang perlu dilakukan selanjutnya?

  1. Catat perubahan atau keluhan yang Anda rasakan dan sejak kapan.
  2. Gunakan fitur Cek Kesehatan ARUNA untuk menyiapkan informasi riwayat dan keluhan.
  3. Jika ada keluhan, buat janji pemeriksaan langsung di Puskesmas atau fasilitas kesehatan.
  4. Jika tidak berkeluhan, diskusikan jadwal pemeriksaan rutin sesuai kebutuhan dan pedoman yang berlaku.
Sumber utama: Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Penyakit Tidak Menular. Modul Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim di FKTP (2024). Informasi disederhanakan untuk masyarakat dan tetap memerlukan peninjauan klinis sebelum publikasi resmi. Konten dan ilustrasi edukasi ditampilkan untuk membantu pemahaman pengunjung.